Read, With the Name of Your Lord Who Created

Posts Tagged ‘Six Sense’

I Am Not The Special One

Posted by triaslama on August 21, 2008

Saya masih ingat ketika Jose Mourinho -pelatih klub sepakbola Inter Milan dan mantan pelatih Chelsea- pertama kali datang ke Inggris untuk melatih klub Chelsea. Ketika diwawancarai media dia berkata kurang lebihnya “I am the Special One“. Beberapa tahun kemudian saat dia memutuskan untuk mengundurkan diri dari Chelsea salah satu media olahraga menulis tentang pengunduran dirinya dengan judul headlineOne Special Gone“. Kalau saja Jose Mourinho berkata “I am not the special one” dan bukannya “I am the special one” mungkin koran dengan headline “One Special Gone” tidak akan pernah ada.

Ketika salah satu keponakanku yang masih kecil bertanya, kalau tidak salah begini “Om udah punya pacar?”. Pertanyaan sederhana tapi bagiku agak berat menjawabnya akhirnya kujawab saja “Belum”. mendengar jawabanku yang seperti itu dia langsung menyambung lagi “Sama dong, aku juga lagi nyari”. Wah anak ini, masih kecil kok udah mikir pacaran segala. Begini nih pengaruh negatif dari pergaulan dan mungkin juga TV pada era informasi ini.

Aku kadang juga ditanya sama kakak iparku (karena aku sekarang tinggal serumah dengan kakak) “Kamu memang belum punya calon istri ya?”. Jawabannya lebih enak kalau aku diam saja (tentunya kalau diam itu juga dikategorikan sebagai jawaban lho), tapi kalau terus – terusan ditanya gimana ya? Kalau ibuku sampai mengajukan pertanyaan yang kira – kira sama gimana ya?

Read the rest of this entry »

Posted in General, Six Sense | Tagged: , , , , | 3 Comments »

The Power of ‘X’

Posted by triaslama on July 27, 2008

I write this article after I read an e-book about XHTML. A bit later I realize that ‘X’ precede so many cool things (words) in Computer Science topics.

In mathematics X is a favorite variable, sometimes I named something that still unknown (or mysterious) with the ‘X’ variable. In computer programming I think ‘X’ is one of favorite variable.

So, how ‘X’ take the rule? Let’s take a simple tour!

XML started with ‘X’ instead of ‘E’ although it stands for Extensible Markup Language. Yes I am agree that the word XML seems more elegance rather than EML (because we take the second character ‘X’ instead of first character ‘E’ we just write this eXtensible Markup Language -> XML). XSLT started with ‘X’, XPath started with that too.

I just find this interesting thing before: the initial prototype of ASP.NET was called XSP! Look at what is Scott Guthrie said about this (cited from Wikipedia):
The initial prototype (of. ASP.NET -ed) was called “XSP”; Guthrie explained in a 2007 interview that, “People would always ask what the X stood for. At the time it really didn’t stand for anything. XML started with that; XSLT started with that. Everything cool seemed to start with an X, so that’s what we originally named it.”

XHTML started with ‘X’. Rather than create HTML 5, W3C introduce XHTML. Maybe what I said about XHTML right now that it is ‘the cool HTML’.

XUL (XML User Interface Language) started with ‘X’. XAML (eXtensible Application Markup Language) started with ‘X’ too!

Wow, there is many cool things started with ‘X’. Do you have a plan to release something cool too?? If it’s so consider to precede its name with ‘X’.

Posted in Six Sense | Tagged: , , , , , , , , | 2 Comments »

Sedikit Tentang Blog Ini

Posted by triaslama on June 28, 2008

Belakangan ini agak sulit untuk rajin nge-blog, karena selain urusan pekerjaan ada kegiatan lain yang juga saya jalani. Saat ini saya sedang berusaha untuk mengaktifkan lagi latihan beladari yang dulu pernah saya jalani dan juga karena hal lain, jadi harap maklum kalau misalnya blog ini menjadi lebih jarang di-update. Mudah – mudahan ini menjadi pembelaan yang cukup bagi saya, ha..ha..ha…

Tapi bagaimanapun saya akan tetap berusaha membuat agar blog ini tetap terpelihara (maksudku tidak terlantar). Meskipun sampai sekarang saya memang tidak punya jadwal khusus untuk nge-blog, salah satu filosofi saya dalam blogging masih tetap sama: “Blog ini di-update bila perlu”. Jadi saya akan mem-posting sesuatu jika:

  • Sedang ada yang ingin saya ungkapkan dan ingin saya publikasikan.
  • Ada sesuatu yang menarik perhatianku dan saya ingin orang lain mengetahuinya juga.
  • Sedang ada yang ingin saya dokumentasikan di blog ini.
  • Sebab – sebab lain selain sebab tersebut diatas yang saat ini belum kepikiran.

Seperti biasanya apa yang saya publikasikan kemungkinan akan berkisar pada itu – itu juga, silahkan lihat bagian “Categories” untuk gambaran singkatnya. Ada tentangku, pikiranku , pendapatku, lingkungan sekitarku, hobiku, permainanku, dan mungkin juga tentang teman – temanku.

Penggolongan Halaman dan Kategori yang saya lakukan kurang lebihnya seperti ini:

  • Halaman About Me: berisi sedikit basa – basi tentang saya.
  • Halaman Home: merupakan isi dari blog ini.
  • Halaman Disclaimer: merupakan penyangkalan dari saya.
  • Kategori Programming: berisi hobi, permainan, dan mungkin juga perkerjaan saya dalam pemrograman komputer.
  • Kategori Six Sense: merupakan hal yang ringan – ringan dari saya.
  • Kategori Thoughts and Opinions: berisi pikiran dan pendapat pribadiku yang saya publikasikan.
  • Kategori Martial Arts: berkisar tentang hobi saya dalam hal beladiri.
  • Kategori lainnya saya harap tidak perlu penjelasan.

Tentu saja penambahan halaman atau kategori lain tetap mungkin dilakukan, jika hal itu memang diperlukan. Maaf kalau ternyata postingan ini agak panjang padahal isinya cuma menceritakan apa yang ada di otakku. Anyway, have a nice idea? Start blogging it!

Salam,
Tri

Posted in Six Sense | Tagged: , , | Leave a Comment »

Selamat Tinggal (Lagi) Depkeu

Posted by triaslama on June 10, 2008

DepkeuTidak pernah merasakan sesuatu itu spesial sampai tiba saatnya harus kehilangannya.

Akhirnya tiba juga waktunya bagi saya dan beberapa teman untuk pergi meninggalkan Departemen Keuangan, dan mungkin sekarang kami tidak akan kembali lagi ke sana. Sebenarnya bisa dibilang bahwa ini perpisahan yang wajar, tetapi untuk sementara saya mungkin masih akan merindukannya. Saya akan merindukan orang – orangnya, suasananya, ruangan yang biasa kami tempati, dan juga waktu yang telah kami habiskan di sana.

Sebenarnya secara pribadi saya ingin berpamitan langsung tetapi karena beberapa rekan Pusintek Departemen Keuangan sedang tidak berada di tempat dan juga sebab lain kemungkinan besar hal itu tidak bisa kami lakukan.

Melalui posting-an ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan – rekan berikut atas kerjasamanya selama ini:

  • Rekan – rekan Pusintek: Pak Agung, Bu Ninuk, Pak Ihram, Bu Made, Mas Fahmi (cepat lulus kuliahnya mas!).
  • Rekan – rekan Pushaka: Pak Agus, Pak Pendi, Pak Adi, Pak Parjo, Mas Luthfie.
  • Konsultan Teknologi Informasi Depkeu: Mas Said, Mas Aan, Pak Paulus, Pak Tito, Pak Dedy.
  • Teman sekerja tapi beda institusi: Mas Reno (maaf mas, kami benar – benar nggak bisa pamitan langsung), Sari (next time be ready to continue our conversation), Bevy (semoga senang di tempatmu yang baru), Mbak Yiyis.
  • Teman – teman jama’ah di Masjid Al Amanah Departemen Keuangan dan rekan lainnya yang belum disebutkan satu persatu.

Pengalaman di Departemen Keuangan merupakan pengalaman yang berharga (terima kasih kepada Allah SWT yang telah membawaku ke sana). Setelah dari sana kini waktunya mengalihkan pandangan ke tempat lain, tetap melanjutkan hidup, menjalani hal lain di tempat lain, bersiap menjalani pengalaman baru, dan berharap dapat segera menemukan pasangan hidup, ha..ha..ha… (amiin).

Selama ini aku memang nggak bisa jawab apa – apa kalau ibuku sampai bertanya “Mana calon menantuku?”.

Posted in News, Six Sense | Tagged: , , , , , | 5 Comments »

Ungkapan Rasa Hati

Posted by triaslama on May 20, 2008

Suasana hati yang terpendam itu seperti ‘api dalam sekam’. Jangan ragu untuk mengungkapkan apa yang kita rasakan kalau itu memang diperlukan! Marahlah kalau marah itu sangat perlu, tapi jangan terlalu sering. Menangislah kalau itu perlu, setelahnya lanjutkanlah hidup. Bertanyalah kalau sedang bingung setelah mengerti ajarilah orang lain. Cobalah selalu untuk tidak bangga dengan diri sendiri karena kita hanya menjalani hidup seperti apa yang akan kita perankan.

Saat Sedang Bahagia
Ujian dapat nilai A, dapat beasiswa, mendapat pekerjaan baru. Pokoknya untuk sesuatu yang menyenangkan dan sulit dijelaskan dengan kata – kata. Untuk itu tersenyumlah.

Sedang Sedih
Gagal SPMB untuk ketiga kalinya, tidak lulus ujian, harus mengulang pendadaran. Pokoknya untuk sesuatu yang berupa kegagalan. Untuk itu syukurilah apa yang saat ini kita punya.

Lagi Bingung

Nyari alamat nggak ketemu – ketemu, mau tanya nggak ada orang. Kesasar / tersesat, malam – malam, sendirian dan nggak ada yang bisa ditanya, lengkap sudah. Sekali lagi bersyukurlah terhadap apa yang kita punya…

Merasa Sedang Bernasib Sial
Terlambat masuk ujian + lupa bawa kartu ujian. Pas ada pemeriksaan lalu lintas pas nggak bawa surat – surat kendaraan. Ikut rapat dan ternyata berjalan lebih berat dari yang dipikirkan.

Pake marah – marah segala, memangnya kenapa?
Ketemu sama preman yang ngajak berantem. Yang jelas banyak hal yang bisa membuat kita marah kan? Marahlah seperlunya kalau bisa tidak usah pake marah segala deh. Bersabar terhadap apa yang menimpa kita itu yang terbaik (kalau bisa sih).

Saat sedang jatuh cinta?
Kalau ini, sulit untuk diungkapkan! 😉

Kalau Suasana Hatiku Yang Sebenarnya?
Ini kan rahasia, cukup Penciptaku dan aku sendiri yang tahu 🙂

Posted in Six Sense, Thoughts and Opinions | Tagged: , , , | 5 Comments »

Keponakanku Beranjak Besar

Posted by triaslama on April 20, 2008

Ini cerita dari ibu saya, kalau tertarik silahkan membacanya.

Karena sekarang saya tinggal di Jakarta dan ibuku di Jogja maka komunikasi kamipun terjadi melalui telepon. Suatu malam ibu saya telepon dan beliau bercerita kepadaku mengenai salah satu keponakanku yang masih kecil.

Suatu hari keponakanku dengan diantar orang tuanya mengujungi ibuku, karena masih kecil dan masih lucu – lucunya ada saja yang dikatakan atau diperbuatnya dan apa yang kutulis disini adalah salah satunya.

Saat mengunjungi ibuku keponakanku di beri tahu oleh ibunya kira – kira begini “Kalau kamu nakal nanti mama nggak ngajak adik kesini lagi lho”. Ini bukan ancaman tapi nasehat lho 🙂 Jawaban anak kecil itu terkadang mengejutkan, contohnya keponakanku ini. Kita simak apa jawabannya “Kalau mama nggak ngajak aku kesini, ya aku kesini sendiri” anak kecil belum hafal jalan berani juga ngomong begitu, he..he..

Ibunya segera saja menambahi “Kalau kamu kesini sendiri nanti gimana kalau di jalan kamu diambil sama orang gila”. Sekali lagi ini bukan intimidasi lho 🙂 Jawaban keponakanku kali ini lah yang menurut ibuku sangat lucu. Mendengar ibunya berkata begitu keponakanku menjawabnya “Kalau aku dibawa sama orang gila ya mama nggak punya anak kayak aku lagi” Wah…

Dia kok bisa bicara begitu mengutip perkataan siapa ya?? Padahal usianya baru sekitar lima tahun (mungkin malah kurang). Bagaimana dengan kakak yang punya adik kecil? orang tua yang punya anak kecil? atau yang punya keponakan masih kecil? Kira – kira pernah seperti ini nggak ya?

Kalau iya berarti anak sekarang memang beda ya.

Posted in Six Sense | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Seandainya File Bisa Bicara

Posted by triaslama on April 17, 2008

Saat kita berandai – andai. Untukku apa salah satu yang mungkin kuuinginkan? Saat ini mungkin ini: kalau saja file bisa bicara! Terkadang aku ingin supaya file source code bisa bicara dan menjelaskan apa yang salah pada dirinya kepada kita 🙂

Apa kira – kira manfaat yang bisa kita peroleh, mungkin beberapa diantaranya seperti tersebut dibawah ini:

  1. Kita tidak perlu lagi repot – repot debugging! Juga mungkin tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam – jam untuk mencari dan menelusuri kesalahan yang belum jelas sebabnya. Debugging itu sangat berguna tetapi terkadang cerita tentangnya tidak seindah apa yang seharusnya. Kalau file bisa bicara aku bisa tanya langsung ke file source code tersebut “Bagian mana dari dirimu yang menyebabkan exception???”, dia langsung menjawab, kita langsung tahu salahnya dimana, coba perbaiki, dan selesai! Gampang kan!
  2. Kita tidak perlu lagi mengeluarkan keluhan atau hal yang serupa dengannya. Misalnya begini “Software ini keterlaluan banget! Masak harganya semahal itu begini saja nggak bisa!”. Atau mungkin saat kita coding dan mendapatkan pesan error seperti ini: Unexpected error. Saat itu mungkin keluhan yang keluar dari kita adalah “Pesan error kok nggak berguna banget! Namanya aja error mana ada yang expected!” Atau ini “Sebenarnya software developer mereka itu pada ngapain kok error-nya dimana – mana!”.
    Kalau file bisa bicara dia mungkin akan menjawab “Maaf feature ini tidak bisa karena Service Pack-nya belum keluar ” Atau ini “Error ini terjadi karena inisialisasi variabel pada baris ke-x gagal dilakukan”. Sederhana kan, minimal kita tidak akan mengumpat orang yang sudah capek – capek membuat software-nya! Jadi nggak nambah dosa juga 🙂

Seperti kehidupan pada umumnya kalau ada lebihnya kemungkinan juga akan ada kekurangannya. Terus kekurangannya seperti apa? Salah satunya mungkin ini:
Saat kita bertanya kepada file salahnya dimana, untuk kesalahan kecil yang kita kebingungan mencarinya dia mungkin akan berkata “Orang ini programmer bukan sih, error kayak gini aja nggak tau”. Atau yang lebih parah lagi kalau dia sampai berkata seperti ini “Programmer bodoh nih, error seperti ini aja nggak bisa nyelesaiin” 🙂

Jika perkataan itu ditujukan padaku saat itu juga aku akan berubah pikiran dan beranggapan bahwa memang sebaiknya file tidak usah bisa bicara, biarlah kita belajar sabar untuk mencari kesalahan program melalui debugging.

Karena memang sebenarnya file tidak bisa bicara dan Insya Allah akan tetap begitu. Postingan ini hanya bercanda lho 🙂

Posted in Six Sense | Tagged: , , , | 4 Comments »

Blog Readability Test!

Posted by triaslama on April 15, 2008

Hal ini bermula saat aku berkunjung ke salah satu blog teman (adik angkatan) di ilmu komputer UGM yaitu Welldan. Saat kubaca – baca postingannya mataku tertuju pada image yang terdapat pada sidebar bagian kanan bawah dari blog-nya.

Tertulis judul dari image tersebut “Blog Readability Test”, serta tulisan pada image tersebut “This Blog’s Reading Level: Elementary School”. Wah pantas saja Welldan dalam salah satu postingannya menulis bahwa blognya mudah dipahami oleh anak SD sekalipun!.

Karena ingin mencoba ku-klik juga link di-image tersebut dan akhirnya aku tiba disini. Kemudian kumasukkan URL dari blog ku karena aku ingin tahu apa hasilnya. Ingin tahu juga apa hasilnya? Semuanya dijelaskan pada gambar dibawah ini:
Read the rest of this entry »

Posted in Miscellaneous, Six Sense | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Apa Kabar Diriku?

Posted by triaslama on April 11, 2008

Apa kabar diriku?

Pertanyaan ini harusnya sering kali saya tanyakan sejak dahulu. Mengapa saya pikir begitu? Karena tiba saatnya untuk lebih memperhatikan diri sendiri. Kalau memang tertarik untuk lebih memikirkan diri sendiri silahkan baca terusan artikel ini.

Pertama – tama mari kita mohon kepada Allah SWT, Rabb semesta alam, semoga kita (khususya diri kita masing – masing) tidak termasuk golongan orang – orang munafik, amin. Saya perlu berdoa seperti itu karena saya orangnya masih sering terbawa suasana. Begini maksudnya, saat aku berada di lingkungan orang – orang alim rasanya tercipta lingkungan yang menjaga dan mendorong kita untuk berbuat baik. Indahnya surga seolah – olah tergambar dan dahsyatnya neraka seolah terbayang sehingga saya sangat ringan untuk berbuat dan menerima kebenaran. Tetapi saat sendiri perasaan dan suasana hati bisa menjadi berganti! Sekali lagi saya mohon kepada Allah agar saya tidak termasuk orang munafik, amin.

Saat harus berjuang sendiri menghadapi hidup, maka inilah report yang aku punya:
– Sholat wajib berjamaah: masih sering telat.
– Tadabbur Al Qur’an: menurun lumayan drastis.
– Puasa sunnah: hampir tidak pernah.
– Sholat sunnah: sangat jarang.
– Tadarrus Al Qur’an: frekuensinya menurun.
– dan lain sebagainya.

Bagaimana dengan dosa yang kukerjakan? Menurutku setiap hari masih saja ada dosa yang kulakukan. Pernah menggunjing orang, berkata tidak benar, salah bertindak, dan lain sebagainya

Report yang lumayan gawat! Kalau tidak segera taubat bisa benar – benar gawat! Semoga Allah SWT mengampuni hambanya yang masih penuh dosa ini dan semoga aku tidak termasuk golongan orang – orang munafik yang dimurkai-Nya, Amiiinnn….

Jadi jika saat ini saya bertanya “Apa kabar diriku?”. Jawabannya rasanya bukan baik – baik saja.

Posted in Six Sense, Thoughts and Opinions | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Beda Antara ‘Aku’ dan ‘Diriku’

Posted by triaslama on April 6, 2008

Saat diriku merencanakan begitu, aku mewujudkannya menjadi begini.

Suatu hari diriku punya rencana “Sebaiknya aku belajar dulu, ada artikel bagus yang perlu kupelajari”. Tapi yang terjadi? Saat aku mulai membuka komputer kubukalah internet messenger ada teman yang sudah beberapa saat tidak ketemu lagi online. Awalnya cuma ingin say hello saja, tapi rencana tinggal rencana pembicaraan ternyata berjalan lebih menarik dan lebih panjang dari yang kukira sebelumnya. Akhirnya aku nggak jadi mempelajari artikel tapi malah keterusan chatting!

Coding itu bisa sangat menyenangkan meskipun terkadang berjalan membosankan, tergantung mood-lah 🙂 Suatu saat diriku lagi ada mood untuk iseng – iseng coding. Saat komputer telah ON aku pun berfikir “Blogging dulu sebelum coding ah, sekalian update blog juga. Udah beberapa saat ini blog ku nggak ku-update” Tapi apa yang terjadi? Menjelajah dunia maya bisa sangat mengasikkan dan membuat kita lupa waktu! Pertama baca – baca blog temen, kedua mungkin iseng – iseng kasih komentar, ketiga update blog sendiri, keempatnya baca – baca blog lagi, kelima keterusan deh bacanya. Akhirnya aku tidak jadi belajar coding tapi malah keasikan blogging!

Gantungkanlah cita – citamu setinggi langit! Begitu kata peribahasa dan diriku punya cita – cita “Aku ingin membuat suatu teknologi / aplikasi keren yang bisa bermanfaat bagi banyak orang”. Tapi nanti dulu saat ini aku kan masih ‘hijau’, masih kurang pengalaman, dan tentunya masih perlu banyak belajar. Jadi sebelum bisa membuat / mengembangkan suatu teknologi ataupun aplikasi yang keren ada baiknya menjadi penikmat teknologi yang sudah ada. Akhirnya percobaan pun dimulai. Coba ini, coba itu, lihat sana, lihat sini. “Wah aplikasi ini keren nih”, “Dasar orang, bisa – bisanya bikin yang kayak gini”, “Kok keren banget sih ini, terus gimana ya bikinnya?” Akhirnya sampai saat ini aku pun seolah – olah masih tenggelam dalam keheranan dan masih menjadi penikmat teknologi, masih belum cukup langkah untuk jadi innovator-nya!

Mungkin aku perlu idealitas untuk menjadi seperti diriku.

Posted in Six Sense | Tagged: , , , | 5 Comments »