Read, With the Name of Your Lord Who Created

Ungkapan Rasa Hati

Posted by triaslama on May 20, 2008

Suasana hati yang terpendam itu seperti ‘api dalam sekam’. Jangan ragu untuk mengungkapkan apa yang kita rasakan kalau itu memang diperlukan! Marahlah kalau marah itu sangat perlu, tapi jangan terlalu sering. Menangislah kalau itu perlu, setelahnya lanjutkanlah hidup. Bertanyalah kalau sedang bingung setelah mengerti ajarilah orang lain. Cobalah selalu untuk tidak bangga dengan diri sendiri karena kita hanya menjalani hidup seperti apa yang akan kita perankan.

Saat Sedang Bahagia
Ujian dapat nilai A, dapat beasiswa, mendapat pekerjaan baru. Pokoknya untuk sesuatu yang menyenangkan dan sulit dijelaskan dengan kata – kata. Untuk itu tersenyumlah.

Sedang Sedih
Gagal SPMB untuk ketiga kalinya, tidak lulus ujian, harus mengulang pendadaran. Pokoknya untuk sesuatu yang berupa kegagalan. Untuk itu syukurilah apa yang saat ini kita punya.

Lagi Bingung

Nyari alamat nggak ketemu – ketemu, mau tanya nggak ada orang. Kesasar / tersesat, malam – malam, sendirian dan nggak ada yang bisa ditanya, lengkap sudah. Sekali lagi bersyukurlah terhadap apa yang kita punya…

Merasa Sedang Bernasib Sial
Terlambat masuk ujian + lupa bawa kartu ujian. Pas ada pemeriksaan lalu lintas pas nggak bawa surat – surat kendaraan. Ikut rapat dan ternyata berjalan lebih berat dari yang dipikirkan.

Pake marah – marah segala, memangnya kenapa?
Ketemu sama preman yang ngajak berantem. Yang jelas banyak hal yang bisa membuat kita marah kan? Marahlah seperlunya kalau bisa tidak usah pake marah segala deh. Bersabar terhadap apa yang menimpa kita itu yang terbaik (kalau bisa sih).

Saat sedang jatuh cinta?
Kalau ini, sulit untuk diungkapkan!😉

Kalau Suasana Hatiku Yang Sebenarnya?
Ini kan rahasia, cukup Penciptaku dan aku sendiri yang tahu🙂

5 Responses to “Ungkapan Rasa Hati”

  1. Dhavidgani said

    Smpai 3 kali gagal spmb y, bsr sekali minat mu utk lulus spmb. Memang selama sma kamu merasa yakin akan belajarmu? Spmb gk sprti apa yg kita bayangin, kita bayangin pencopet yg muncul teroris. Thanks ud bagi2 cerita blum bs spmb.

  2. triaslama said

    Untungnya saya dulu lulus SPMB, dan sekarang untungnya lagi udah lulus kuliah, he he.
    Anyway, thanks for your comment.

  3. Dhavidgani said

    Alhamdulilah. Wah, kamu hbat sekali. Sngat gigih utk bs lulus spmb, skrg mlah ud lulus. Setahun lg sy bru akan mengikuti spmb/smptn y. Hebat sekali. Kegigihan mu sngguh kuat. Trma kasih, sy hrus gigih sprti mu jg.

  4. triaslama said

    Oh, sebenarnya saya ikut SPMB nggak sampe tiga kali kok. Yang di blog itu kan perumpamaan hal – hal apa saja yang bisa membuat kita merasa sedang bernasib kurang baik, jadi belum tentu hal yang telah kualami. Kebetulan waktu itu yang terlintas di kepalaku ya itu, he he..

  5. Dhavidgani said

    Ternyata begitu. Lucu ya. Tp itu membuat sy mrsa sadar bahwa sy hrus bersiap dngan sungguh2 utk spmb. Many thanks. Mnurut sy hal2 yg membuat nasib kita kurang baik tdk lain dan tidak bukan adalah kita sendiri. Kegagalan utk mncpai keberhasilan. Hehe ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: