Read, With the Name of Your Lord Who Created

Nasehat Dari Bunda

Posted by triaslama on March 4, 2008

Tulisan ini dibuat untuk memudahkan saya merangkum & mendokumentasikan sebagian kecil dari nasehat yang pernah diberikan oleh ibu saya dan mungkin juga nasehat yang sering diberikan oleh seorang ibu kepada anaknya. Sekaligus sebagai bahan perenungan bagi saya untuk lebih menghormati sosok ibu sebagai manusia yang sangat banyak jasanya dalam hidup kita.

Berikut ini sebagian nasehat ibu saya yang pernah beliau berikan dan masih saya ingat:

1. Bunda mengajarkan kepadaku kesederhanaan.
Bunda pernah berkata kurang lebih “Jika kita saat ini tidak mampu untuk membeli atau memiliki sesuatu berarti kita diperintahkan untuk mensyukuri apa yang saat ini kita punyai dan hidup sederhana dengan apa yang sekarang kita punya”. Memaksakan untuk memiliki sesuatu yang diluar kemampuan kita tanpa dilandasi dengan kesabaran dan perjuangan yang benar untuk memperolehnya akan cenderung membuat kita mengejarnya dengan segala cara, bahkan dengan cara yang curang sekalipun! Korupsi, menipu, mencuri, dan banyak lagi. Negeri ini sudah memiliki terlalu banyak masalah, kita tidak perlu menambah panjang daftar permasalahannya.

2. Bunda mengajarkan kepadaku perjuangan.
Setelah ayahku meninggal maka ibuku harus menjadi ‘Single Parent’ bagiku. Terasa sekali beratnya sendirian menjadi orang tua terlebih aku anak yang masih sering menyusahkan dan merepotkan ibuku. Tetapi hari demi hari terus beliau jalani meskipun banyak persoalan yang harus dihadapi. Beliau tidak pernah bilang secara langsung tetapi aku merasa yakin bahwa aku adalah salah satu motivasi bagi beliau untuk terus bertahan. Hal ini sering membuatku merasa bersalah karena aku belum berbuat banyak untuk ibuku.

3. Bunda mengajarkan kepadaku kesetiaan.
Pada saat aku sudah bekerja di Jakarta aku akan mengikuti tes di suatu perusahaan yang cukup ternama dan kebetulan ibuku saat itu sedang berada di Jakarta. Saat aku akan berangkat ibuku bertanya kurang lebihnya “Kalau kamu diterima disitu pekerjaanmu yang sekarang akan kamu tinggal?” Aku menjawab kurang lebih “Iya, kalau yang ini gajinya lebih besar dari pekerjaanku sekarang”. Beliau kemudian berkata kepadaku kurang lebih “Kita tidak boleh memilih suatu kerja hanya dengan pertimbangan bayaran yang akan kita terima”. Perkataan itu membuatku berfikir, bukankah aku sudah diterima dengan baik ditempat kerjaku yang sekarang? kalau begitu sudah semestinya jika aku datang dan diterima dengan baik – baik maka aku ingin pergi secara baik – baik juga. Jika seseorang sudah menaruh kepercayaan kepada kita, maka sepantasnya kita membalasnya dengan kepercayaan yang sama atau kalau bisa yang lebih baik.

4. Bunda mengajarkan kepadaku kesetaraan.
Bunda sering berpesan agar aku tidak membedakan perlakuan hanya berdasarkan status sosial, misalnya si A kaya maka dia kita perlakukan secara istimewa sedangkan si B miskin maka dia boleh kita rendahkan. Karena dunia ini berputar orang yang saat ini kaya atau mulia belum tentu selamanya akan seperti itu, begitu juga sebaliknya. Selain itu perlakuan yang terlalu membeda – bedakan itu menyakitkan. Bagaimana perasaan anda jika anda diundang ke suatu jamuan makan, lalu anda disuguhi makanan yang berbeda (yang lebih buruk) dengan yang dimakan oleh teman disamping anda hanya karena anda memiliki status sosial atau kekayaan atau kedudukan yang berbeda?

Demikianlah beberapa nasehat yang pernah saya terima. Sungguh hal – hal diatas merupakan sesuatu yang mudah untuk kita ucapkan tapi sangat berat untuk bisa kita lakukan dengan benar. Entah berapa banyak yang akhirnya akan dapat saya kerjakan dengan baik.

Melalui tulisan ini juga kusampaikan permohonan maaf setulus hati kepada ibuku, permohonan maaf dari seorang anak yang masih terlalu banyak membantah.

Tri Sugiyantowo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: