Tidak pernah merasakan sesuatu itu spesial sampai tiba saatnya harus kehilangannya.
Akhirnya tiba juga waktunya bagi saya dan beberapa teman untuk pergi meninggalkan Departemen Keuangan, dan mungkin sekarang kami tidak akan kembali lagi ke sana. Sebenarnya bisa dibilang bahwa ini perpisahan yang wajar, tetapi untuk sementara saya mungkin masih akan merindukannya. Saya akan merindukan orang – orangnya, suasananya, ruangan yang biasa kami tempati, dan juga waktu yang telah kami habiskan di sana.
Sebenarnya secara pribadi saya ingin berpamitan langsung tetapi karena beberapa rekan Pusintek Departemen Keuangan sedang tidak berada di tempat dan juga sebab lain kemungkinan besar hal itu tidak bisa kami lakukan.
Melalui posting-an ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan – rekan berikut atas kerjasamanya selama ini:
- Rekan – rekan Pusintek: Pak Agung, Bu Ninuk, Pak Ihram, Bu Made, Mas Fahmi (cepat lulus kuliahnya mas!).
- Rekan – rekan Pushaka: Pak Agus, Pak Pendi, Pak Adi, Pak Parjo, Mas Luthfie.
- Konsultan Teknologi Informasi Depkeu: Mas Said, Mas Aan, Pak Paulus, Pak Tito, Pak Dedy.
- Teman sekerja tapi beda institusi: Mas Reno (maaf mas, kami benar – benar nggak bisa pamitan langsung), Sari (next time be ready to continue our conversation), Bevy (semoga senang di tempatmu yang baru), Mbak Yiyis.
- Teman – teman jama’ah di Masjid Al Amanah Departemen Keuangan dan rekan lainnya yang belum disebutkan satu persatu.
Pengalaman di Departemen Keuangan merupakan pengalaman yang berharga (terima kasih kepada Allah SWT yang telah membawaku ke sana). Setelah dari sana kini waktunya mengalihkan pandangan ke tempat lain, tetap melanjutkan hidup, menjalani hal lain di tempat lain, bersiap menjalani pengalaman baru, dan berharap dapat segera menemukan pasangan hidup, ha..ha..ha… (amiin).
Selama ini aku memang nggak bisa jawab apa – apa kalau ibuku sampai bertanya “Mana calon menantuku?”.