Kembali ke tempat dari mana kita berasal biasanya akan banyak membangkitkan kenangan dan merupakan hal yang di nanti – nantikan. Waktu liburan telah membuka kesempatan bagiku untuk mengunjungi kembali Jogja (Yogyakarta) -kota kesayanganku-.
Pulang ke Jogja juga membuatku berkesempatan untuk bertemu kembali dengan Ibuku, keluarga – keluarga ku dan juga teman – teman ku. Memang ada yang berubah pada mereka setelah beberapa saat kami tidak bertemu, tetapi perubahan memang suatu keniscayaan seiring dengan terus berjalannya waktu.
Sepertinya saat ini Jogja menjadi semacam rendezvous (tempat berkumpul) bagiku, tempat untuk bertemu kembali dengan orang – orang dekatku yang saat ini harus terpisah oleh jarak seiring kepindahanku ke Jakarta. Berikut ini sajian “rendezvous in Jogja” yang kujalani:
Berkumpul Dengan Keluarga
Liburan kali ini bertepatan dengan rangkaian acara pernikahan salah seorang sepupuku, sehingga terciptalah sebuah reuni keluarga, bertemu kembali dengan ibu, bulik, om, sepupu, serta keponakan – keponakanku. Saat melihat salah satu keponakanku yang masih kecil kuucapkan satu pertanyaan: ‘kamu masih ingat aku ngga??’ Alhamdullilah dia menjawab dengan cepat ‘masih!’, sambil menampakkan senyumnya dan menyebut namaku. terima kasih karena kamu tetap menempatkanku pada pikiran dan jiwa kecilmu meskipun kita sekarang jarang ketemu. Untuk sepupuku yang baru menikah semoga Allah memberkahi pernikahan kalian dan mengumpulkan kalian dalam kebaikan, amin. Sementara bagi yang belum menikah semoga segera dipertemukan dengan jodohnya dan dimudahkan oleh Allah untuk menikahinya (
doa ini termasuk untukku juga tentunya), amin.
Bertemu Dengan Teman Senasib – Seperjuangan
Berada di Jogja membuatku berkesempatan menemui kembali beberapa temanku yang masih ada di kota ini. Kali ini aku berkesempatan untuk mengunjungi CEO dan CTO dari ScholarsCamp (Wim dan Fuad), balada anak muda yang memulai entrepreneurship mereka pada bidang Teknologi Informasi. Selamat berusaha untuk mewujudkan impian dan cita – cita kalian. Selain itu aku juga berkesempatan mengunjungi teman latihan kung fu. Teman sependeritaan ketika kami dulu sama – sama “disiksa” dalam rangka menjalani latihan menjadi seorang “pendekar kung fu” (he..he.. & tentu saja aku masih sangat jauh dari itu). Yang mengejutkan di akhir pertemuan kami, aku dihadiahi video – video kung fu klasik! Akhirnya datang juga yang kunanti – nanti. Film – film kung fu atau beladiri secara umumnya terkadang karena terlalu menitik beratkan unsur entertainment, menjadi agak mengkaburkan unsur beladirinya. Terima kasih untuk Aswin yang telah mencari & mengumpulkannya, serta Wahyu yang telah memberikan videonya kepadaku.
Mengunjungi Tempat – Tempat “Bersejarah”
Sesaat pikiranku melayang ke masa lalu saat aku menyusuri jalan – jalan sekitar kampus, sesaat terbayang saat aku masih kuliah, “Aku dulu sering sekali lewat sini” begitu kata hatiku saat itu. Saat aku melewati kos – kosan teman dimana penghuninya sudah tidak lagi ada di dalamnya dalam hati aku berujar “Dulu aku berkali – kali kesini”. Bagiku ada banyak tempat mengesankan di Jogja, dan mungkin terlalu banyak untuk diceritakan satu persatu disini.
Perjalanan yang mengesankan, sekaligus liburan yang menyenangkan. Semoga kenanganku akan masa laluku, kotaku, serta para penghuninya tidak membuatku terbelenggu dalam masa lalu. Setiap hari yang baru akan menuntut tanggung jawab baru untuk diselesaikan, dan semoga apa yang kuingat akan masa lalu membuatku lebih siap untuk menatap dan menghadapi masa depan. Amin…