Read, With the Name of Your Lord Who Created

Archive for March 4th, 2008

Javascript and CSS Animations: A Brief Introduction

Posted by triaslama on March 4, 2008

Animations in Javascript and CSS can be accomplished using style attribute. The most frequently used property of style attribute to create animations / special effects are position, visibility/display, size, filter/opacity.

The position property figuring how an element placed in the window / browser. Visibility and display determine is an element visible or not. Size determine the size of an element. Opacity / filter determine if an element will be transparent or opaque.
Dynamic effects / animations can be achieved by manipulating that properties rightly. For example if we want placed an element overlap with another we can accomplish this task with position property. Want to make an element blur if an event happens? Opacity/filter will come to help us do this.

In the next post I will try giving a simple example on how to make animation using Javascript and CSS. But please notice that my next posts only gives simple examples, and aimed only to give some insights on how to make animations and special effects using Javascript and CSS. See you…

Posted in HTML / CSS, Javascript | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Nasehat Dari Bunda

Posted by triaslama on March 4, 2008

Tulisan ini dibuat untuk memudahkan saya merangkum & mendokumentasikan sebagian kecil dari nasehat yang pernah diberikan oleh ibu saya dan mungkin juga nasehat yang sering diberikan oleh seorang ibu kepada anaknya. Sekaligus sebagai bahan perenungan bagi saya untuk lebih menghormati sosok ibu sebagai manusia yang sangat banyak jasanya dalam hidup kita.

Berikut ini sebagian nasehat ibu saya yang pernah beliau berikan dan masih saya ingat:

1. Bunda mengajarkan kepadaku kesederhanaan.
Bunda pernah berkata kurang lebih “Jika kita saat ini tidak mampu untuk membeli atau memiliki sesuatu berarti kita diperintahkan untuk mensyukuri apa yang saat ini kita punyai dan hidup sederhana dengan apa yang sekarang kita punya”. Memaksakan untuk memiliki sesuatu yang diluar kemampuan kita tanpa dilandasi dengan kesabaran dan perjuangan yang benar untuk memperolehnya akan cenderung membuat kita mengejarnya dengan segala cara, bahkan dengan cara yang curang sekalipun! Korupsi, menipu, mencuri, dan banyak lagi. Negeri ini sudah memiliki terlalu banyak masalah, kita tidak perlu menambah panjang daftar permasalahannya.

2. Bunda mengajarkan kepadaku perjuangan.
Setelah ayahku meninggal maka ibuku harus menjadi ‘Single Parent’ bagiku. Terasa sekali beratnya sendirian menjadi orang tua terlebih aku anak yang masih sering menyusahkan dan merepotkan ibuku. Tetapi hari demi hari terus beliau jalani meskipun banyak persoalan yang harus dihadapi. Beliau tidak pernah bilang secara langsung tetapi aku merasa yakin bahwa aku adalah salah satu motivasi bagi beliau untuk terus bertahan. Hal ini sering membuatku merasa bersalah karena aku belum berbuat banyak untuk ibuku.

3. Bunda mengajarkan kepadaku kesetiaan.
Pada saat aku sudah bekerja di Jakarta aku akan mengikuti tes di suatu perusahaan yang cukup ternama dan kebetulan ibuku saat itu sedang berada di Jakarta. Saat aku akan berangkat ibuku bertanya kurang lebihnya “Kalau kamu diterima disitu pekerjaanmu yang sekarang akan kamu tinggal?” Aku menjawab kurang lebih “Iya, kalau yang ini gajinya lebih besar dari pekerjaanku sekarang”. Beliau kemudian berkata kepadaku kurang lebih “Kita tidak boleh memilih suatu kerja hanya dengan pertimbangan bayaran yang akan kita terima”. Perkataan itu membuatku berfikir, bukankah aku sudah diterima dengan baik ditempat kerjaku yang sekarang? kalau begitu sudah semestinya jika aku datang dan diterima dengan baik – baik maka aku ingin pergi secara baik – baik juga. Jika seseorang sudah menaruh kepercayaan kepada kita, maka sepantasnya kita membalasnya dengan kepercayaan yang sama atau kalau bisa yang lebih baik.

4. Bunda mengajarkan kepadaku kesetaraan.
Bunda sering berpesan agar aku tidak membedakan perlakuan hanya berdasarkan status sosial, misalnya si A kaya maka dia kita perlakukan secara istimewa sedangkan si B miskin maka dia boleh kita rendahkan. Karena dunia ini berputar orang yang saat ini kaya atau mulia belum tentu selamanya akan seperti itu, begitu juga sebaliknya. Selain itu perlakuan yang terlalu membeda – bedakan itu menyakitkan. Bagaimana perasaan anda jika anda diundang ke suatu jamuan makan, lalu anda disuguhi makanan yang berbeda (yang lebih buruk) dengan yang dimakan oleh teman disamping anda hanya karena anda memiliki status sosial atau kekayaan atau kedudukan yang berbeda?

Demikianlah beberapa nasehat yang pernah saya terima. Sungguh hal – hal diatas merupakan sesuatu yang mudah untuk kita ucapkan tapi sangat berat untuk bisa kita lakukan dengan benar. Entah berapa banyak yang akhirnya akan dapat saya kerjakan dengan baik.

Melalui tulisan ini juga kusampaikan permohonan maaf setulus hati kepada ibuku, permohonan maaf dari seorang anak yang masih terlalu banyak membantah.

Tri Sugiyantowo.

Posted in General, Miscellaneous | Leave a Comment »